CoA Odoo 9

Assalamu’alaikum …

Alhamdulillah akhirnya saya bisa memulai menulis di blog ini lagi. Tak terasa sudah 1,5 tahun tidak ada artikel baru lagi. Insya Allah kedepannya semoga bisa lebih sering lagi untuk berbagi.

Beberapa bulan terakhir, Odoo 9 telah rilis. Telah banyak fitur & perubahan baru didalamnya, salah satunya adalah versi license dan komunitas. Perbedaan license ada pada tampilan yang lebih responsive dan beberap fitur yang berbayar. Tentu saja hal ini cukup membuat kaget banyak orang, dan diantara modul yang mengalami perombakan besar-besaran adalah Accounting.

Hal yang paling penting dari Accounting adalah Chart of Account atau biasa kita kenal dengan CoA. Pada versi 9 ini, perubahan sangat mencolok adalah tidak adanya hirarki CoA. Semua dalam state yang sama atau tidak memiliki parent. Hal ini digantikan dengan fitur Tags yang telah menjadi perdebatan hangat pada Roadmap Accounting versi 9.

Pada tutorial kali ini, saya mencoba untuk mengembalikan fitur Hirarki CoA dan beberapa contoh CoA yang telah saya bikin sebelumnya dari berbagai industri. Hirarki CoA ini juga harus didukung dengan laporan yang telah di custom. Karna laporan default telah mengadopsi konsep dari CoA default yaitu tanpa hirarki.

Hasilnya mungkin akan terlihat seperti gambar dibawah ini :

CoA

Untuk mencobanya, pastikan telah mendownload modul aa_account & modul CoA Indonesia dibawah ini :

aa_account

Manufaktur
Koperasi / UKM
Restoran
Retail HP

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat ….

Advertisements

8 thoughts on “CoA Odoo 9

  1. Yth,
    Apakah ini bisa diterapkan utk retail dan POS dgn Odoo 9?
    Saya masih awam dgn Odoo dan opensource, bisa beri petunjuk lbh detail?

    Terima kasih

    Salam,
    Johan

  2. Saya sdh download dan install file yg diberikan. Sy ambil coa yg ukm, aplikasi sy utk minimarket sederhana (dgn modul POS, Purchase dan Acounting). Masih bingung cara setting dan konfigurasinya. Bgmn langkah selanjutnya? Mohon pencerahannya. Terima kasih.

    Salam,
    Johan

    • Ini bisa untuk semua bisnis UKM, tinggal disesuaikan saja account yang perlu ditambah atau dikurangi. Untuk proses selanjutnya.

      1. Silahkan install modul yang anda butuhkan (PoS, Warehouse, & Purchase)
      2. Setting & konfigurasi shop anda untuk PoS
      3. Import Master Data (Product, Supplier, dst)
      4. Set semua product valuationnya menjadi ‘Real Time’
      5. Tentukan account masing-masing kebutuhan pada form Category Product
      6. Buat Jurnal baru untuk pembayaran

      Selamat mencoba ….

      • Saya sdh melakukan sesuai dgn urutan langkah yg diberikan.
        1. Pada import master data produk, mengapa stock product tidak dpt diimport? mohon pencerahan
        2. Jika UKM saya juga menjual jasa (Isi Ulang Pulsa Telpon dan Laundry) bgm setting CoA nya?
        Terima kasih.

        Salam,
        Johan

    • 1. Terima kasih untuk info pengisian stock. Jika utk mengisi stok awal dari ratusan/ribuan item, apakah ada cara lain yg lebih cepat?
      2. Untuk isi ulang Pulsa, biasanya kami harus deposit dulu sejumlah uang ke Upline, Tiap kali transaksi isi ulang deposit dikurangi harga pokok (harga pokok tiap operator berbeda utk niali nominal yg sama). Bgmn implementasi CoA nya?
      3. Untuk Laundry, kami hanya agent laundry. Setiap kali ada transaksi, kami terima dulu uangnya. Akhir bulan baru ditagih oleh pemilik laundry. Kami mendapat komisi atas omset per bulan. Bagaimana implementasi CoAnya?

      Terima kasih atas pencerahannya.

      Salam,
      Johan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s